Mediaolahraga, Kemenangan 3-0 atas Leicester City pada Senin dini hari WIB lalu tidak hanya memberi hasil positif bagi Manchester United (MU), tetapi juga menjadi momen penting bagi akademi klub. Bek muda berusia 18 tahun, Harry Amass, berhasil menjalani debut tim utama setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Pelatih MU, Ruben Amorim, menyatakan bahwa ia sangat senang bisa memberikan kesempatan kepada talenta muda klub. “Kami sangat mendukung perkembangan pemain muda, dan Harry adalah contoh dari visi kami untuk masa depan,” ujarnya.
Amorim melanjutkan kebijakan yang diterapkan Erik ten Hag, yang sebelumnya mempromosikan Kobbie Mainoo dan Alejandro Garnacho ke tim utama. Mengingat situasi keuangan klub yang belum stabil, kebijakan transfer yang bijak dan fokus pada pengembangan pemain muda menjadi langkah cerdas. Salah satu perubahan yang mungkin terjadi adalah pencarian penerus Christian Eriksen di lini tengah, dan bintang akademi, Jack Moorhouse, berpotensi mengisi posisi tersebut.
Masa Depan Eriksen di MU
Laga melawan Leicester City di King Power Stadium menandai penampilan ke-99 Christian Eriksen untuk MU sejak bergabung secara gratis dari Brentford pada musim panas 2022. Meski awalnya diragukan karena insiden serangan jantung yang dialaminya di Euro 2020, Eriksen berhasil membuktikan diri sebagai rekrutan cerdas bagi Setan Merah.
Namun, cedera yang dialami pada Januari 2023 akibat tekel keras Andy Carroll saat melawan Reading menghentikan performa impresifnya. Sejak itu, Eriksen lebih sering duduk di bangku cadangan dan tidak lagi menjadi bagian utama dalam rencana tim. Mengingat kontraknya yang akan habis musim panas ini, Eriksen kemungkinan besar akan mencari klub baru.
Pelatih Ruben Amorim menerapkan formasi 3-4-3 yang membutuhkan gelandang lebih dinamis dan serbaguna. Meski Eriksen masih memiliki kualitas tinggi, gaya permainan yang diinginkan Amorim membuat kebutuhan tim tidak lagi sesuai dengan perannya. Oleh karena itu, MU kini perlu mencari pemain muda yang bisa menggantikan Eriksen, dan Jack Moorhouse menjadi kandidat yang menjanjikan.
Jack Moorhouse: The Next Star dari Akademi MU
Nama Jack Moorhouse mungkin belum terlalu dikenal oleh banyak penggemar Setan Merah. Namun, gelandang berusia 19 tahun ini menunjukkan kualitas yang semakin mencolok. Meski belum menjalani debutnya di tim utama, Moorhouse sudah dua kali masuk ke skuad cadangan, yakni saat melawan Tottenham dan Arsenal.
Saat ini, pemain asal Irlandia tersebut bermain untuk MU U-21 dan terus bekerja keras untuk mendapatkan panggilan ke tim utama. Jurnalis Daily Mail, Nathan Salt, melaporkan bahwa Amorim sangat terkesan dengan kemampuan kontrol bola dan pergerakan Moorhouse.
Data Transfermarkt mencatat bahwa Moorhouse telah mencetak tiga gol dalam sembilan pertandingan bersama MU U-21. Ia sering berperan sebagai gelandang serang atau sayap kiri, posisi yang serupa dengan peran Eriksen saat melawan Leicester.
Ikuti Jejak Amass dan Chido Obi?
Perjalanan Moorhouse menuju tim utama tidaklah mudah. Ia sempat mengalami cedera panjang yang membuatnya absen selama 431 hari, sebelum akhirnya kembali bermain pada Desember tahun lalu. Kini, setelah pulih sepenuhnya, ia berpotensi menjadi kejutan di skuad utama sebelum musim ini berakhir. Promosi Moorhouse ke tim utama menunjukkan kepercayaan klub terhadapnya. Tidak menutup kemungkinan, ia akan mengikuti jejak Harry Amass dan Chido Obi untuk segera menjalani debutnya.
Saatnya MU Berubah
Christian Eriksen telah menjadi pemain andalan MU dalam tiga tahun terakhir. Namun, dengan usianya yang semakin bertambah dan kebutuhan tim yang terus berkembang, sekarang adalah waktu yang tepat bagi MU mencari penerusnya. Jack Moorhouse berpotensi menjadi bintang akademi berikutnya yang mencuri perhatian di Old Trafford.
Jika ia terus berkembang di bawah bimbingan Ruben Amorim, Moorhouse bisa menjadi solusi jangka panjang di lini tengah Setan Merah, menggantikan peran Eriksen dan membawa tim menuju era baru yang lebih cerah.